Berita Bola Italia Klub Terancam Bangkrut arena Pandemi Covid-19

Berita Bola Italia Klub Terancam Bangkrut Karena Pandemi Covid-19

Berita Bola Liga Italia masih ditangguhkan karena pandemi virus Corona. Kalau penundaan kompetisi masih berlangsung lama, ada klub dari Negeri Pisa yang mungkin bangkrut.

Sudah sejak awal Maret, Liga Italia disetop. Penyebaran virus Corona di Italia mengkhawatirkan. Dalam data yang dilansir oleh Johns Hopkins University, Kamis (23/4/2020), sudah ada 187.327 orang dinyatakan positif COVID-19 di Italia.

Korban meninggal karena virus Corona di Italia masih yang tertinggi di dunia dengan catatan 25.085 orang korban jiwa. Dengan fakta itu, pantas kalau Serie A dan kompetisi di bawahnya belum dimulai lagi.

Beberapa pesepakbola juga ada yang terjangkit virus Corona. Danielle Rugani dan Blaise Matuidi contohnya. Oleh karena itu, rencana agar Liga Italia kickoff lagi pada 4 April pun tak terwujud.

CEO Monza, Adriano Galliani, memprediksi ada klub yang tak akan bisa bertahan lagi kalau liga tak segera berjalan.

“Hanya virusnya yang bisa menentukan waktunya. Sangat sulit, karena suatu hari kita harus kembali latihan dengan sepakbola dan itu akan membutuhkan waktu empat pekan sebelum mereka siap bermain. Jadi, saya tak tahu kapan liga bisa di mulai lagi,” kata Galliani di Football Italia.

“Apa yang bisa saya bilang adalah utang yang dimiliki beberapa klub dan kehilangan kentungan, itu akan menjadi situasi yang dramatis. Beberapa klub Italia berisiko bangkrut tanpa keuntungan baru.”

“Tak seorang pun bisa bertahan dalam penangguhan kompetisi yang lama dalam sepakbola,” eks petinggi AC Milan itu menambahkan.

Muncul ide baru terkait kelanjutan kompetisi Eropa 2019/2020. Liga-liga diminta mulai bergulir lagi September dan selesai Desember.

Ide ini diutarakan Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, menyikapi simpang-siur terkait harus diapakan sepertiga akhir musim ini. Sebab banyak liga ditangguhkan sampai batas waktu tidak ditentukan karena pandemi COVID-19.

Sementara, pemasukan klub tidak ada sehingga roda perekonomian semakin sulit. Maka melanjutkan kompetisi adalah jalan terbaik demi pemasukan klub, tapi beberapa klub ada yang menolak karena takut berisiko terpapar virus corona.

Maka wajar jika Liga Belgia sudah memutuskan untuk membatalkan liga yang kemungkinan disusul Liga Belanda.

“Saya takut kami tidak bisa melajutkan musim ini lagi,” ujar Aulas kepada L’Equipe.

“Dan itulah mengapa kami membicarakan sebuah skenario baru bersama Jean-Pierre Rivere (Presiden Nice) dan Nasser Al-Khelaifi (Presiden PSG), yakni menuntaskan musim 2019/2020 sampai akhir tahun dan setelahnya bisa memulai musim baru di awal 2021,” sambungnya.

Aulas mengutarakan konsep ini berkaitan dengan adanya Piala Dunia 2022 di Qatar yang dihelat November-Desember. Dengan demikian untuk kompetisi dua tahun ke depan akan dimulai dari awal tahun dan berakhir di kuarter ketiga kalender tahunan.

“Ini salah satu skenario yang juga menguntungkan Piala Dunia di Qatar. Meski sebenarnya saya menerima apapun usulan untuk bisa menuntaskan musim ini,” tutupnya.

Sumber : sport.detik.com

About admin 101 Articles
Situs Prediksi Bola Online | Prediksi Bola Online | Berita Bola Online | Berita Bola Viral | Berita Bola Suka dengan Game Online yang menghasilkan uang asli ? Banyak Bonus yang menarik untuk anda.. Untuk Member baru dengan Game Slots kami berikan anda bonus deposit sebesar 100% Buruan daftar dan bermain bersama kami..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*